Tampilkan postingan dengan label How it Works. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label How it Works. Tampilkan semua postingan
0 com

PayPal

Pertengahan 2006, jauh sebelum UU ITE disahkan, PayPal sudah melayani pengiriman uang dari tanah air. Beberapa bulan terpaut dari pengesahan UU ITE, awal 2008, pemilik account PayPal sudah dapat menarik uang melalui rekening bank di Indonesia. Bila dulu PayPal mensyaratkan pengguna jasanya memiliki kartu kredit, kini beberapa kartu debit yang dikeluarkan oleh bank di dalam negeri sudah dapat diterima.

Jasa transaksi keuangan online yang didirikan di San Jose, California, pada 1998 ini telah melayani lebih dari 153 juta nasabah yang tersebar di seluruh dunia.

Keliru, bila ada yang berpikir bahwa perusahaan yang diakuisisi eBay pada 2002 ini menjadi pesaing atau menggantikan fungsi bank, dan perusahaan kartu kredit. Sebaliknya, lalu-lintas transaksi antara merchant dengan bank dan perusahaan kartu kredit justru semakin besar, setelah kehadiran PayPal. Alih-alih mengubah cara berinteraksi antara merchant dengan bank dan perusa haan kartu kredit, PayPal bertindak sebagai perantara atau penengah.

Anggaplah Anda berbelanja di toko menggunakan kartu kredit yang dikeluarkan oleh bank A. Toko tempat Anda berbelanja menerima pembayaran Anda melalui rekening dari bank B. Ketika kartu kredit Anda digesekkan ke mesin EDC toko, bank A akan mentransfer sejumlah uang ke rekening bank B melalui jaringan kartu kredit C.

Aliran dana (disebut interchange) dari bank A ke bank B melalui jaringan C ini tidaklah gratis. Ada sejumlah biaya yang dibebankan kepada merchant untuk ketiga pihak yang terlibat (A, B, dan C). Itulah mengapa untuk transaksi kartu kredit di toko-toko kecil (yang tidak mampu memenuhi target transaksi minimal perbulan yang ditetapkan oleh bank merchant), Anda biasanya dikenakan biaya (surcharge) 3%.

Lantas, di mana peran PayPal? Kedua belah pihak (penjual dan pembeli) telah sepakat menggunakan jasa PayPal sebagai perantara dengan menyerahkan data rekening bank atau kartu kredit mereka. PayPal menangani seluruh transaksi dengan berbagai bank dan perusahaan kartu kredit, serta menanggung semua biaya interchange.

Sebagai timbal baliknya, PayPal memungut bayaran dari setiap transaksi yang terjadi di antara nasabahnya. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan keuntungan dari bunga uang yang tersimpan di account PayPal. PayPal juga meraup untung dari transaksi antarmata uang (misalnya dari dollar ke rupiah, dan sebaliknya) yang terjadi di antara nasabah mereka.

Mengirim Uang

Lebih dari 70% penjual pada website lelang eBay menggunakan PayPal sebagai opsi pembayaran. Satu kunci kesuksesan PayPal adalah kemampuannya mengembangkan pelayanan di luar eBay. Anda bisa mengirimkan uang kepada teman, menyumbang pada lembaga-lembaga amal, atau membeli barang dari merchant online melalui PayPal.

Jika Anda ingin menyumbangkan sejumlah uang kepada lembaga amal dengan menggunakan PayPal, prosesnya sama. Anda hanya membutuhkan alamat e-mail lembaga amal tersebut atau mencari tombol pada website mereka yang memungkinkan Anda mengirimkan uang secara langsung. Perbedaannya hanya terdapat pada entri “Category of Purchase” di halaman pembayaran PayPal.

Pilih “Service” pada kategori pembayaran. Sumbangan Anda akan disampaikan ke rekening lembaga amal tersebut, tanpa dikenakan biaya apapun dari PayPal. Anda juga dapat berbelanja di merchant online non-eBay yang telah menggunakan jasa PayPal. Pilihan PayPal sebagai metode pembayaran (payment method) pada halaman check out. Sesaat kemudian halaman login PayPal akan tampil. Setelah login, Anda dapat mengirimkan sejumlah uang kepada merchant tersebut untuk menyelesaikan transaksi.

Apa untungnya bertransaksi menggunakan PayPal? Jawabannya adalah keamanan. Dengan menggunakan PayPal sebagai perantara, Anda tidak perlu memasukkan nomor kartu kredit di merchant-merchant online. Biarkanlah informasi kartu kredit Anda tersimpan aman dalam account PayPal.

Menerima Pembayaran

Merchant yang ingin menggunakan PayPal untuk menerima pembayaran online memiliki banyak opsi. Website merchant yang sederhana cukup memberikan alamat e-mail kepada calon pembeli; selanjutnya calon pembeli akan mengirimkan kepada pemilik e-mail tersebut yang terdaftar di PayPal. Penjual pada website eBay dapat meletakkan tombol PayPal pada halaman lelang mereka, dan pemenang lelang akan dikirim link untuk melakukan pembayaran via PayPal.

PayPal juga menyediakan layanan ekstensif untuk merchant online. Sebelum adanya layanan seperti PayPal, seseorang yang ingin menerima pembayaran kartu kredit secara online harus membuat account merchant pada perusahaan kartu kredit. PayPal memecah kebuntuan ini.

Merchant yang medaftarkan account Business dan Premier pada PayPal dapat menggunakan tombol Buy Now, shopping cart PayPal, atau opsi untuk pendaftaran account baru, dan mendapatkan bayaran sebagai referral. Untuk melakukan itu semua, merchant hanya diminta untuk mem-paste sedikit kode HTML yang di sediakan PayPal ke dalam source website mereka. Selanjutnya, transaksi sepenuhnya akan ditangani secara aman oleh PayPal.

Informasi Lebih LanjutSumber
Read more »
0 com

Infrastruktur Internet

Tidak sedikit pengguna pemula yang bertanya tentang siapa pemilik Internet, bagaimana mereka mengendalikan lalu-lintas informasi di Internet, bagaimana e-mail yang dikirimkan dari satu komputer bisa sampai ke komputer lain, dan sebagainya. Meski terdengar sederhana, pertanyaan-pertanyaan diatas menuntut penjelasan tentang apa dan bagaimana infrastruktur Internet yang sama sekali tidak sederhana.

Satu hal yang paling hebat dari Internet adalah tak seorang pun yang memilikinya. Internet merupakan kumpulan jaringan global, baik besar maupun kecil. Jaringan-jaringan ini saling terhubung dengan berbagai cara, dan membentuk sebuah objek tunggal yang dikenal sebagai Internet. Kata Internet sendiri mencerminkan gagasan tersebut: interconnected networks.

Sejak awal keberadaannya pada tahun 1969, Internet telah tumbuh dari empat komputer host menjadi puluhan juta pada hari ini. Meski tidak seorangpun yang memiliki Internet, bukan berarti jaringan global ini tidak dimonitor dan dipelihara. Internet Society, lembang nonprofit yang didirikan pada 1992, berfungsi mengawasi formasi kebijakan dan protokol yang mendefinisikan bagaimana kita menggunakan, dan berinteraksi dengan Internet.

Hierarki Jaringan

Setiap komputer yang terhubung dengan Internet merupakan bagian dari sebuah jaringan, termasuk PC di rumah Anda. Misalnya, Anda menggunakan modem dan telepon agar tersambung dengan Internet Service Provider (ISP). Ketika terhubung dengan ISP, PC Anda merupakan bagian dari jaringan mereka. ISP Anda mungkin terhubung dengan jaringan yang lebih besar, dan menjadi bagian dari jaringan mereka.

Secara sederhana, Internet merupakan sebuah jaringan besar yang terdiri dari jaringan-jaringan kecil. Kebanyakan perusahaan komunikasi besar memiliki backbone sendiri yang menghubungkan beberapa daerah. Di setiap daerah, perusahaan tersebut memiliki Point of Presence (POP). POP adalah tempat bagi pengguna setempat untuk mengakses jaringan milik perusahaan.

Hal yang menakjubkan di sini adalah ketiadaan jaringan yang mengontrol secara keseluruhan. Sebagai gantinya, terdapat beberapa jaringan high-level yang saling terhubung satu sama lain melalui Internet Exchange Point (IXP). Untuk memenuhi kebutuhan interkoneksi di dalam negeri, ISP-ISP nasional yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) membangun sebuah IXP dengan nama Indonesia Internet Exchange (IIX).

Contoh Jaringan

Anggaplah perusahaan A merupakan ISP besar yang memiliki cabang di setiap ibu kota propinsi. Di masing-masing ibu kota propinsi, perusahaan A memiliki POP. POP di masing-masing kota adalah rak yang penuh dengan modem yang terhubung dengan modem pelanggan. Perusahaan A menyewa jalur serat optik dari perusahaan telekomunikasi untuk menghubungkan masingmasing POP.

Bayangkan, perusahaan B adalah ISP dengan pelanggan khusus korporat. Perusahaan B menempatkan server mereka di gedung-gedung besar di pusat kota. Perusahaan B memiliki jalur serat optik sendiri yang menghubungkan antar gedung sehingga server di masing-masing gedung saling terhubung.

Pada gambaran di atas, setiap pelanggan perusahaan A dapat berkomunikasi satu sama lain. Demikian pula dengan setiap pelanggan perusahaan B. Namun, tidak ada jalur bagi pelanggan perusahaan A dan pelanggan perusahaan B untuk saling berkomunikasi. Agar pelanggan kedua perusahaan dapat saling berkomunikasi, perusahaan A dan B bersepakat untuk terhubung dengan IXP di masing-masing kota. Lalu lintas data antara kedua perusahaan mengalir melalui jaringan yang ada pada IXP.

Pada kenyataannya, puluhan ISP besar terinterkoneksi dengan IXP di setiap kota. Triliunan bytes data mengalir antara jaringan-jaringan individu pada titik ini. Dengan kata lain, Internet merupakan kumpulan jaringan perusahaan dalam jumlah yang besar, yang bersepakat untuk berinterkomunikasi satu sama lain pada IXP. Hasilnya, setiap komputer yang terhubung dengan Internet dapat saling berkomunikasi.

Menjembatani Perbedaan

Router berperan menentukan kemana informasi dikirimkan dari satu komputer ke komputer lain. Router merupakan komputer yang dirancang khusus untuk mengirimkan pesan Anda, dan jutaan pengguna Internet lainnya. Ada dua pekerjaan router yang berbeda, namun saling terkait, yakni:
  • Memastikan informasi tidak menuju ke tempat yang tidak diperlukan. Hal ini sangat penting untuk menjaga, agar informasi dalam ukuran yang besar tidak menyumbat koneksi.
  • Memastikan bahwa informasi sukses sampai di tujuan.
Dalam menjalankan kedua tugas di atas, router memainkan peran yang sangat penting dalam menjembatani dua jaringan komputer yang terpisah. Router mempersatukan kedua jaringan, melewatkan informasi dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Selain itu, router juga melindungi sebuah jaringan dari jaringan yang lain, mencegah luapan lalu lintas data yang tidak penting ke jaringan yang lain.

Informasi Lebih Lanjut
Read more »
0 com

PageRank

Salah satu elemen yang menentukan peringkat sebuah halaman web di search engine (khusus Google) adalah PageRank (PR). Semakin tinggi PR sebuah halaman, semakin atas link halaman tersebut akan di tampilkan pada hasil pencarian di Google.

PR adalah algoritma analisis link milik Google yang memberikan bobot numerik (skor) pada setiap elemen dari kumpulan dokumen di WWW yang memiliki hyperlink (baik link masuk maupun keluar). Nilai PR tersebut menentukan derajat kepentingan atau relevansi sebuah halaman web dalam hubungannya dengan halaman web lainnya. PR menginterpretasikan sebuah link dari halaman A ke halaman B sebagai suara (vote), dari halaman A, untuk halaman B.

Lebih dalam lagi, Google tidak hanya menghitung jumlah vote yang didapatkan oleh sebuah halaman web; ia juga menganalisi halaman web yang memberikan vote. Vote yang diberikan oleh halaman-halaman web yang juga “penting” akan memiliki bobot yang lebih berat, dan membantu halaman web yang menerimanya menjadi ikut “penting”. Dengan kata lain, vote yang diberikan oleh halaman web yang “tidak penting” tidak akan membantu dalam menaikkan peringkat PR halaman yang menerimanya.

Nilai PR dari sebuah halaman web didefinisikan secara berulang (rekursif), bergantung pada jumlah, dan bobot seluruh halaman web yang merujuk padanya (inbound link). Sebuah halaman web yang mendapatkan link masuk dari banyak halaman web lainnya dengan nilai PR yang tinggi, akan turut mendapatkan skor yang tinggi. Bila sebuah halaman web tidak mendapatkan link masuk, maka tidak ada suara atau dukungan untuk halaman web tersebut.

Google memberikan bobot numerik dari 0 sampai 10 untuk setiap halaman web yang ada di WWW; peringkat PR ini menunjukkan seberapa penting sebuah halaman web di mata Google. Sebuah Halima web yang mempunyai nilai PR 8 akan diurutkan lebih dahulu dalam daftar hasil pencarian Google daripada halaman web dengan nilai PR 7, dan seterusnya yang lebih kecil. PR sendiri merupakan turunan dari teori probabilitas nilai dalam sebuah skala logaritma seperti skala Richter.

Algoritma PR

PR merupakan sebuah distribusi probabilitas yang digunakan untuk merepresentasikan kesamaan bahwa seseorang secara acak mengklik link untuk sampai pada halaman web tertentu. Probabilitas diekspresikan sebagai nilai numerik antara 0 dan 1. Probabilitas 0,5 secara umum diekspresikan sebagai “peluang 50%” bagi sesuatu untuk terjadi. Oleh sebab itu, PR 0,5 berarti terdapat peluang 50% bahwa seseorang mengklik pada link acak, yang akan diantarkan pada halaman web dengan nilai PR 0,5.

Mari kita asumsikan sebuah dunia kecil yang hanya memiliki empat halaman web, yakni A, B, C, dan D. Sebagai perkiraan awal, nilai PR dibagi rata untuk keempat halaman web, atau masing-masing halaman web memilki nilai PR 0,25. Sekarang, mari kita lihat distribusi probabilitas yang sederhana dengan nilai awal 0,25. Bila masing-masing halaman web B, C, dan D hanya merujuk ke A, berarti ketiga halaman web memberikan nilai PR 0,25 kepada A.

Dalam contoh sederhana di atas, nilai keseluruhan PR() akan terkumpul pada A karena seluruh link merujuk padanya. Bila dihitung dengan rumus PR(A) = PR(B) + PR(C) + PR(D), maka A sekarang memiliki nilai PR 0,75. Namun, andai kata halaman web B juga merujuk pada C, dan D merujuk kepada ketiga halaman web lainnya, maka nilai suara yang disumbangkan akan dibagi di antara semua link keluar (outbound link) pada sebuah halaman web.

Hasilnya, halaman web B memberikan nilai vote 0,125 kepada A, dan 0,125 kepada C. Hanya sepertiga dari nilai PR halaman web D yang disumbangkan kepada A (kisaran 0,083). Rumus untuk algoritma sederhana di atas menjadi PR(A) = PR(B)/2 + PR(C)/1 + PR(D)/3. Dengan kata lain, nilai PR yang disumbangkan oleh sebuah outbound link, atau L(), sama dengan nilai PR halaman web penyumbang yang dibagi jumlah outbound link yang dimilikinya atau dapat diekspresikan dengan rumus PR(A) = PR(B)/L(B) + PR(C)/L(C) + PR(D)/L(D).

Random Surfer Model

Random surfer model merupakan pendekatan yang menggambarkan bagaimana peluang atau probabilitas seseorang mengklik sebuah link berbanding dengan jumlah link yang ada pada halaman tersebut. Pendekatan ini yang digunakan Google, sehingga PR dari inbound link tidak langsung didistribusikan ke halaman web yang dituju, melainkan dibagi dengan jumlah outbound link yang ada pada halaman web tersebut.

Metode ini juga memiliki pendekatan bahwa seseorang tidak akan mengklik semua link yang ada pada sebuah halaman web. Oleh karena itu, PR menggunakan damping factor untuk mereduksi nilai PR yang didistribusikan sebuah halaman web ke halaman web lainnya. Probabilitas seseorang mengklik semua link yang ada pada sebuah halaman ditentukan oleh nilai damping factor (d) yang bernilai antara 0 sampai 1.

Nilai damping factor yang tinggi, berarti seseorang akan lebih banyak mengklik sebuah halaman sampai dia berpindah ke halaman lain. Setelah seseorang berpindah halaman web, maka probabilitas diimplementasikan ke dalam algoritma PR sebagai konstanta (1-d). Dengan mengeluarkan variable inbound link, maka kemungkinan seseorang untuk berpindah ke halaman lain adalah (1- d). Hal ini akan membuat PR selalu berada pada nilai minimum.

Informasi Lebih Lanjut

• http://id.wikipedia.org/wiki/PageRank

• www.ianrogers.net/googlepage-rank
Read more »
0 com

IDE-ATA

Kabel yang menghubungkan harddisk dengan motherboard, serta berbentuk lebar pipih menyerupai pita dan memiliki konektor 40 pin di kedua ujungnya tersebut, dikenal dengan nama kabel IDE.

Perangkat penyimpanan, seperti harddisk dan CD/DVD drive, biasanya menggunakan interface IDE (Integrated Drive Electronics) untuk terhubung dengan motherboard. Interface ini memiliki banyak nama. IDE adalah nama informal untuk dari Advanced Technology Attachment (ATA). Untuk membedakannya dengan Serial ATA (SATA) yang lahir pada 2003, namanya pun ditambah menjadi Parallel ATA (PATA).

Evolusi IDE

IDE, kali pertama dikembang oleh Western Digital dengan nama ATA/ATAPI, merupakan interface standar untuk menghubungkan berbagai perangkat penyimpanan di dalam PC. Konsep dasar di balik IDE adalah menggabungkan harddisk (atau perangkat penyimpanan lainnya) dengan controller-nya. Controller IDE sendiri berupa circuit board kecil dengan beberapa chip di atasnya.

Controller ini berfungsi memberikan petunjuk bagaimana harddisk menyimpan dan mengakses data. Kebanyakan controller juga dilengkapi memory yang bertindak sebagai penyanggah (buffer) untuk meningkatkan kinerja harddisk. Sebelum IDE, controller terpisah dari harddisk dan bersifat proprietary. Dengan kata lain, controller dari satu pabrik tidak bisa digunakan untuk harddisk dari pabrik lain.

Selain itu, jarak antara controller dengan harddisk dapat mengakibatkan turunnya kualitas sinyal, yang berdampak buruk pada kinerja komputer. Pada 1984, IBM memperkenalkan komputer AT dengan beberapa inovasi, antara lain: slot untuk kartu tambahan menggunakan versi bus Industry Standard Architecture (ISA) baru yang mampu mengangkut 18-bit data dalam satu waktu, dan penggunaan controller baru untuk harddisk melalui kartu ISA.

Inilah tonggak kelahiran interface ATA. Pada 1986, Compaq memperkenalkan harddisk IDE dalam produk mereka Deskpro 386, yang berbasis standar ATA yang dikembangkan oleh IBM. Sejak itu, hampir semua harddisk IDE dibuat berbasis ATA. Sejak saat itu pulalah istilah IDE dan ATA sering digunakan secara bergantian atau bersamaan menjadi IDE/ATA.

Kebanyakan motherboard dilengkapi dengan interface IDE. Meski salah, interface ini sering disebut IDE controller. Padahal, interface tersebut hanyalah sebuah host adapter. Host adapter menyediakan jalan bagi sebuah perangkat yang lengkap untuk terhubung dengan komputer (host). Controller yang sesungguhnya berupa circuit board kecil yang menempel (terintegrasi) pada harddisk.

Standar-standar ATA

Dalam perkembangan selanjutnya, terdapat beberapa variasi ATA. Agar tetap dapat digunakan pada teknologi ATA, sebelumnya setiap standar baru dilengkapi dengan backward compatibility. Standar-standar tersebut antara lain:
  • ATA-1 – Spesifikasi asli ATA yang digunakan oleh Compaq pada Deskpro 386, yang memperkenalkan penggunaan konfigurasi master/slave pada harddisk. ATA-1 menyediakan fungsi signal timing untuk direct memory access (DMA) dan programmed input/output (PIO). Dengan DMA, harddisk dapat langsung mengirimkan informasi ke memory. Sementara dengan PIO, central processing unit (CPU) dapat mengatur transfer informasi. ATA-1 lebih umum dikenal dengan nama IDE.
  • ATA-2 – Pada versi ini, DMA telah diimplementasikan secara penuh. Standar DMA transfer rate meningkat dari 4,16 megabytes per second (MBps) pada ATA-1 menjadi 16,67 MBps. ATA-2 dilengkapi dengan power management, dukungan untuk kartu PCMCIA dan removable drive. ATA-2 sering disebut dengan EIDE (Enhanced IDE), Fast ATA atau Fast ATA-2.
  • ATA-3 – Dengan tambahan Self-Monitoring Analysis and Reporting Technology (SMART), harddisk IDE menjadi lebih dapat diandalkan. ATA-3 juga dilengkapi dengan fitur keamanan, dengan menambahkan perlindungan password untuk mengakses harddisk.
  • ATA-4 – Dua tambahan terbesar dalam versi ini adalah dukungan Ultra DMA dan pengintegrasian standar AT Attachment Program Interface (ATAPI). Ultra DMA meningkatkan transfer rate dari 16,67 MBps pada ATA-2 menjadi 33,33 MBps. Sementara ATAPI menyediakan interface umum untuk drive CD/DVD, tape backup, dan perangkat penyimpanan bergerak lainnya. Sebelum ATA-4, ATAPI merupakan standar yang terpisah. ATA-4 dikenal juga dengan sebutan Ultra DMA, Ultra ATA, dan Ultra ATA/33.
  • ATA-5 – Peningkatan utama pada versi ini adalah kemampuan pendeteksian otomatis kabel yang digunakan: versi 40 atau 80 konduktor. Ultra DMA ditingkatkan menjadi 66,67 MBps pada penggunaan kabel 80 konduktor. ATA-5 disebut juga Ultra ATA/66. Nah, kini Anda sudah tidak bingung lagi dengan istilah-istilah IDE, ATA, ATAPI, Fast ATA, Ultra DMA, dan Ultra ATA, bukan? Semua itu merujuk pada teknologi yang sama, yakni interface dan controller media penyimpanan pada PC.
Informasi Lebih Lanjut
Read more »
0 com

Face Recognition

Di tengah keramaian pesta malam tahun baru di sebuah mal beberapa waktu yang lalu, kamera CCTV berhasil menangkap wajah yang dicurigai masuk ke dalam DPO polisi atas tuduhan berbagai tindakan kriminal. Sistem keamanan mal secara otomatis menghubungi kantor polisi terdekat. Hanya beberapa menit berselang, polisi berhasil membekuk tersangka, dan pesta pun berjalan meriah tanpa ada gangguan.

Cerita di atas menggambarkan pemanfaatan face recognition yang ditanam pada sistem keamanan sebuah mal. Sistem ini akan sangat membantu menjaga keamanan pusat-pusat keramaian.

Seringkali kita bertemu dengan seseorang yang rasanya pernah kita kenal. Setelah sedikit berbasa-basi, kita tahu bahwa dia adalah teman waktu SD dulu. Ini adalah bukti bahwa manusia memiliki kecerdasan untuk mengenali wajah. Kecerdasan inilah yang akan diadaptasi oleh komputer dengan nama face recognition.

Pada 1960-an, para ilmuwan telah mulai meneliti bagaimana komputer bisa mengenali wajah manusia. Sejak saat itu, software pengenal wajah telah banyak berkembang. Setiap wajah memiliki kontur khusus yang membedakannya dengan wajah yang lain. Paling tidak, ada 80 titik kontur yang dapat diukur dengan software, di antaranya adalah jarak antara kedua mata, lebar hidung, kedalaman lekuk mata, bentuk tulang pipi, dan panjang rahang.

Titik-titik kontur tersebut diukur menggunakan kode numerik, disebut faceprint, yang disimpan dalam database. Pada mulanya, software face recognition mengandalkan foto wajah dua dimensi (2D) untuk dibandingkan, atau diidentifikasi dengan foto wajah 2D lainnya dalam database.

Untuk mendapatkan hasil yang efektif dan akurat, foto wajah yang diambil harus benar-benar menghadap kamera, dengan toleransi yang minim terhadap perbedaan cahaya dan mimik wajah dari gambar yang terdapat dalam database.

Belum lagi perbedaan pencahayaan dan mimik wajah yang dapat mengakibatkan tidak dikenalinya foto wajah orang yang telah tersimpan di dalam database. Untuk mengatasi kelemahan inilah dikembangkan software pengenal wajah yang menggunakan model tiga dimensi (3D).

Face Recognition 3D

Penggunaan model 3D dalam software face recognition diklaim memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi. Face recognition 3D ini menangkap foto permukaan wajah manusia secara 3D. Software ini mengenali bagian-bagian khusus pada wajah manusia, yakni jaringan otot dan tulang wajah yang menonjol, seperti bentuk cekungan mata, hidung, dan dagu.

Face recognition 3D ini dapat mengenali wajah manusia dalam kegelapan dan dari sudut pandang yang berbeda, hingga 90 derajat. Ada pun urutan langkah-langkah software ini dalam mengenali wajah manusia, antara lain:
  • Deteksi – pengambilan foto wajah manusia yang dilakukan dengan men-scan foto 2D secara digital, atau menggunakan video untuk mengambil foto wajah 3D.
  • Penjajaran – saat berhasil mendeteksi wajah, software akan menentukan posisi, ukuran, dan sikap kepala. Software 3D mampu mengenali foto wajah hingga 90 derajat, sementara pada sofware 2D, posisi kepala harus menghadap kamera paling tidak 35 derajat.
  • Pengukuran – software mengukur lekukan yang ada di wajah menggunakan skala sub-milimeter (microwave), dan membuat template.
  • Representasi – template tersebut diter jemahkan ke dalam sebuah kode unik, yang merepresentasikan setiap wajah.
  • Pencocokan – jika foto wajah yang telah direpresentasikan dan ketersediaan foto wajah dalam database sama-sama 3D, proses pencocokan dapat langsung dilakukan. Namun, saat ini masih ada tantangan untuk mencocokkan representasi 3D dengan database foto 2D. Teknologi baru kini tengah menjawab tantangan ini. Ketika foto wajah 3D diambil, software akan mengidentifikasi beberapa titik (biasanya tiga titik), antara lain mata bagian luar dan dalam, serta ujung hidung. Berdasarkan hasil pengukuran ini, software akan mengubah gambar 3D menjadi 2D, dan membandingkannya dengan gambar 2D yang ada dalam database.
  • Verifikasi atau Identifikasi – verifikasi adalah pencocokkan satu berbanding satu, misalnya foto wajah yang diambil dicocokkan dengan database dari DPO kasus perampokan. Software akan langsung memberitahukan identitas DPO tersebut. Sedangkan identifikasi adalah pembandingan foto wajah yang diambil dengan seluruh gambar yang memiliki kemiripan dalam database, termasuk DPO dari kasus lain.
  • Analisis Tekstur Wajah – kemajuan dalam software face recognition adalah penggunaan biometrik kulit, atau keunikan tekstur kulit untuk meningkatkan akurasi hasil pencocokkan. Namun, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan proses analisis tekstur ini tidak dapat bekerja, misalnya pantulan cahaya dari kacamata, atau foto wajah yang menggunakan kacamata matahari. Faktor penghambat analisis lainnya adalah rambut panjang yang menutupi bagian tengah wajah, pencahayaan yang kurang tepat (yang mengakibatkan foto wajah menjadi kelebihan atau kekurangan cahaya), serta resolusi yang rendah (foto diambil dari kejauhan).
Informasi Lebih LanjutSumber
Read more »
0 com

Ethernet

Dewasa ini, hampir setiap kantor memiliki komputer yang terhubung dalam jaringan, baik jaringan area lokal (LAN) maupun Internet. Meski saat ini jaringan nirkabel Wi-Fi atau IEEE 802.11 telah banyak digunakan di lingkungan perumahan dan perkantoran, namun belum menggeser dominasi LAN berbasis Ethernet (yang distandarkan dalam IEEE 802.3).

Pada 1973, seorang peneliti di Xerox Palo Alto Research Center (PARC), Bob Metcalfe, mendesain dan menguji jaringan Ethernet yang pertama. Sembari bekerja untuk menghubungkan komputer Alto dari Xerox dengan sebuah komputer, Metcalfe juga mengembangkan metode fisikal pengabelan beserta standar-standar komunikasinya, yang menghubungkan perangkat-perangkat pada Ethernet.

Standar Ethernet yang asli menggambarkan komunikasi melalui sebuah kabel yang digunakan secara bergantian oleh semua perangkat dalam jaringan. Bila sebuah perangkat dihubungkan dengan kabel ini, dia akan langsung dapat berkomunikasi dengan perangkat lainnya dalam jaringan. Hal ini memungkinkan jaringan tumbuh, tanpa harus memodifikasi perangkat yang telah terhubung sebelumnya.

Terminologi

Ethernet mengikuti serangkaian aturan yang sederhana untuk menjalankan operasinya. Untuk memahami aturan-aturan ini, terlebih dahulu kita harus mengetahui terminologi dasar yang digunakan dalam Ethernet. Terminologi tersebut antara lain:
  • Medium – jalur umum bagi sinyal elektronik. Pada mulanya, medium ini berupa kabel tembaga coaxial, namun dewasa ini telah banyak digantikan dengan kabel serat optik.
  • Segment – merujuk pada medium tunggal dalam sebuah jaringan.
  • Node – perangkat yang tertancap pada segment.
  • Frame – beberapa node yang berkomunikasi dengan pesan-pesan singkat, berupa potongan-potongan informasi.
Frame dapat dianalogikan sebagai kalimat dalam bahasa manusia (dalam istilah jaringan, bahasa yang digunakan disebut protokol). Dalam bahasa Indonesia, misalnya, kita mengenal aturan untuk membuat sebuah kalimat: setiap kalimat harus memiliki subjek dan predikat. Protokol Ethernet menspesifikasikan serangkaian aturan untuk membangun frame.

Aturan-aturan tersebut secara eksplisit mensyaratkan panjang minimal dan maksimal dari frame, dan serangkaian informasi yang harus ada di dalamnya. Setiap frame harus memuat, misalnya, kedua alamat tujuan dan alamat asal, yang mengidentifikasikan penerima dan pengirim pesan. Alamat ini secara unik mengidentifikasi node, seperti halnya nama yang merujuk pada seseorang.

CSMA/CD

Konsep carrier-sense multiple access with collision detection (CSMA/CD) mendeskripsikan bagaimana protokol Ethernet mengatur komunikasi di antara node-node. Konsepnya sangat mirip dengan bahasa yang digunakan manusia dalam percakapan yang sopan. Untuk mengilustrasikan bagaimana Ethernet beroperasi, kita akan menggunakan analogi percakapan di sebuah meja makan.

Katakanlah segment Ethernet sebagai sebuah meja makan, dan beberapa orang yang terlibat dalam percakapan yang sopan di sekelilingnya sebagai node. Istilah “multiple access” dianalogikan sebagai salah seorang di meja makan berbicara, sementara yang lainnya diam mendengarkan. Jadi, ketika sebuah stasiun Ethernet mengirimkan pesan, stasiun-stasiun lainnya menyimak pengiriman tersebut.

Sekarang coba bayangkan, Anda duduk di meja makan tersebut, dan ingin mengucapkan sesuatu. Pada saat yang bersamaan, penulis sedang berbicara. Karena ini adalah percakapan yang sopan, Anda tentu tidak akan berbicara secara tiba-tiba dan memotong pembicaraan penulis, melainkan menunggu sampai selesai berbicara. Konsep ini digambarkan sebagai “carrier sense” di dalam protokol Ethernet.

CSMA mendeskripsikan permulaan yang bagus dalam mengatur sebuah percakapan, tetapi masih ada satu skenario lagi yang kita butuhkan. Kembali ke analogi percakapan di meja makan, dan bayangkan adanya sebuah momen ketika semua peserta diskusi diam. Kemudian penulis dan Anda memiliki sesuatu untuk diungkapkan, dan kita berdua menangkap “carrier sense” berdasarkan momen diam tersebut.

Lantas, secara berbarengan kita berdua berbicara. Dalam terminologi Ethernet, sebuah tabrakan (collision) terjadi bila dua peserta berbicara dalam waktu yang sama. Dalam percakapan manusia, kita dapat menangani situasi seperti ini dengan bijak. Kita berdua akan sama-sama mendengar bahwa ada orang lain yang berbicara. Sejurus kemudian, kita diam untuk memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.

Node Ethernet pun demikian. Sembari mengirimkan pesan, node menyimak medium untuk memastikan bahwa dirinyalah satu-satunya stasiun yang bersuara pada satu waktu. Bila stasiun tersebut mendengarkan pesan yang dikirimkannya berbalik arah, dia akan tahu bahwa telah terjadi tabrakan di medium. Bila hal ini terjadi, dia akan berhenti mengirimkan pesan, dan menunggu beberapa waktu.

Kemudian node mencoba kembali mengirimkan pesannya, bila dia mendeteksi adanya momen diam di medium. Kemampuan mendeteksi tabrakan pesan inilah yang dikenal dengan istilah “collision detection” dalam protokol Ethernet.

Informasi Lebih LanjutSumber
Read more »
0 com

ERP (Enterprise Resource Planning)

Seorang direktur sebuah perusahaan besar setiap hari harus memantau kinerja perusahaan, mulai dari praproduksi, produksi, hingga distribusi. Belum lagi masalah kesejahteraan karyawan, pajak, dan lain-lain. Untung ada ERP. Dengannya, seluruh kinerja dan aset perusahaan dapat dipantau dari sebuah monitor.

Dalam sebuah perusahaan besar, terdapat banyak sistem untuk masing-masing departemen, seperti perencanaan (planning), produksi (manufacturing), distribusi (distribution), pengangkutan (shipping), dan keuangan (accounting). Enterprise resource planning (ERP) menyatukan semuanya dalam sebuah sistem, yang didesain untuk melayani masing-masing departemen.

ERP sebenarnya lebih merupakan metodologi ketimbang sebuah software, meski ia menggabungkan beberapa aplikasi software ke dalam sebuah interface. Sebuah sistem ERP menjangkau beberapa atau semua departemen dalam perusahaan. Dalam beberapa kasus, ERP bahkan berhubungan langsung dengan sistem dari perusahaan mitra atau pemasok, yang menghadirkan fungsi tambahan seperti supply chain management.

Integrasi Data dan Proses

Integrasi merupakan kunci dari sebuah sistem ERP. Tujuan utama ERP adalah mengintegrasikan data dan proses dari setiap departemen dalam sebuah perusahaan, dan menyatukannya untuk kemudahan akses dan alur kerja. ERP biasanya menyempurnakan integrasi dengan membuat satu database, yang melayani beberapa modul software dari setiap departemen.

Jadi, sebuah sistem ERP selalu berbasis pada satu database umum, dan desain software modular. Satu database umum ini digunakan oleh semua departemen dalam perusahaan untuk menyimpan dan mengambil informasi secara real-time. Informasi tersebut haruslah dapat diandalkan (reliable), dapat diakses (accessible), dan mudah dibagikan (easily shared).

Sementara, desain software modular memungkinkan perusahaan untuk memilih modul-modul yang mereka butuhkan, serta memadupadankannya (mix and match) dengan modul-modul dari vendor yang berbeda. Perusahaan juga dapat membuat dan mengembangkan modul sendiri. Inilah dasar sebuah sistem ERP: integrasi data dan proses dalam satu database dengan desain software modular.

Idealnya memang, data dari beberapa fungsi bisnis telah terintegrasi. Namun dalam praktiknya, sebuah sistem ERP bisa terdiri dari serangkaian aplikasi yang berlainan, mengelola data yang berlainan pula, namun menyimpannya dalam satu fisik database. Sebuah sistem ERP yang ideal adalah ketika digunakan satu database yang menyimpan seluruh data dari modul software yang berbeda. Adapun modul-modul software tersebut biasanya terdiri dari:
  • Manufacturing – beberapa fungsi di dalamnya mencakup: rekayasa (engineering), kapasitas (capacity), manajemen alur kejar (workflow management), pengendalian mutu (quality control), spesifikasi bahan (bills of material), proses produksi (manufacturing process), dan lain-lain.
  • Financial – menjalankan fungsi-fungsi: rekening pengeluaran (accounts payable), rekening penerimaan (account receivable), aset tetap (fixed assets), buku besar dan manajemen kas (general ledger and cash management), dan lain-lain.
  • Human Resources – manfaat (benefits), pelatihan (training), daftar gaji (payroll), waktu dan kehadiran (time and attendance), dan lain-lain.
  • Supply Chain Management – inventaris (inventory), perencanaan rantai pasokan (supply chain planning), penjadwalan pemasok (supplier scheduling), pemrosesan tagihan (claim processing), catatan pesanan (order entry), pembelian (purchasing), dan lain-lain.
  • Projects – pembiayaan (costing), penagihan (billing), manajemen aktivitas (activity management), waktu dan biaya (time and pengeluaran), dan lain-lain.
  • Customer Relationship Management – penjualan dan pemasaran (sales and marketing), pelayanan (service), upah (commissions), kontak pelanggan (customer contact), dukungan pusat panggilan (call center support), dan lain-lain.
  • Data Warehouse – biasanya modul ini dapat diakses oleh para pelanggan, pemasok, dan karyawan perusahaan.
Implementasi ERP

Sistem ERP memiliki cakupan yang sangat luas dan luar biasa kompleks bagi banyak perusahaan besar. Implementasi sebuah sistem ERP pasti akan memerlukan perubahan penting pada staf dan praktik kerja.

Salah satu ciri paling penting yang sebaiknya dimiliki sebuah organisasi ketika mengimplementasi sistem ERP adalah kepemilikan proyek tersebut. Karena begitu banyak perubahan terjadi dan berdampak luas terhadap hampir setiap individu dalam perusahaan, penting untuk memastikan bahwa semua orang yang sepakat dan akan membantu mewujudkan proyek tersebut dan menjadikan sistem ERP baru itu berhasil.

Biasanya, perusahaan menggandeng vendor ERP atau perusahaan konsultan untuk mengimplementasikan sistem ERP kostumasi mereka. Ada tiga tipe layanan profesional yang tersedia untuk implementasi sebuah sistem ERP, yakni konsultasi (consulting), penyesuaian atau kostumasi (customization), dan dukungan (support).

Informasi Lebih Lanjut
Sumber
Read more »
0 com

Enkripsi

Bisa dibayangkan, apa jadinya informasi yang menjadi rahasia perusahaan di laptop direktur utama sebuah perusahaan dapat dibaca oleh karyawan atau kompetitor bisnis. Enkripsi digunakan untuk melindungi informasi-informasi rahasia tersebut.

Dalam kriptografi, enkripsi merupakan proses mengubah informasi (plaintext) menggunakan algoritma (disebut chiper) untuk membuatnya menjadi tidak terbaca oleh siapa pun, kecuali mereka yang memiliki kunci tertentu. Proses ini menghasilkan informasi terenkripsi (disebut chipertext). Kata enkripsi juga merujuk pada proses kebalikannya, dekripsi, yang membuat informasi terenkripsi terbaca kembali.

Keamanan informasi di komputer dan namun metode keamanan yang paling populer adalah enkripsi mengencode informasi dengan cara tertentu, yang hanya mengizinkan orang (atau komputer) yang memiliki kunci tertentu pula untuk membukanya.

Sejarah Enkripsi

Enkripsi komputer didasarkan pada ilmu kriptografi, yang telah lama digunakan. Sejarawan Yunani Lucius Mestrius Plutarchus (46 – 120) menulis tentang para jenderal tentara Spartan yang mengirim dan menerima pesan sensitif menggunakan scytale, sebuah kayu gelondong kecil. Para jenderal tersebut membungkus scytale dengan kertas yang terbuat dari kulit, dan menuliskan pesan sensitif di atasnya.

Ketika gulungan kertas dilepaskan dari gelondong kayu tersebut, tulisan terlihat bercampur aduk dan tidak memiliki makna. Tapi, bila jenderal lain menerima kertas tersebut, dan menggulungkannya di atas scytale dengan ukuran yang sama, dia bisa membaca isi pesan.

Namun saat ini, sebagian besar kriptografi mengandalkan komputer, mengingat kode yang dibuat manusia terlalu mudah untuk dipecahkan komputer. Chiper yang digunakan sekarang pun kini berupa algoritma. Pada umumnya, sistem enkripsi komputer termasuk ke dalam salah satu dari dua kategori enkripsi, yakni: symmetric-key dan public-key.

Symmetric-Key

Sama halnya dengan dua orang jenderal Spartan yang mengirim pesan satu sama lain, komputer yang menggunakan enkripsi symmetrickey untuk mengirim pesan satu sama lain, harus memiliki kunci yang sama. Dalam enkripsi symmetric-key, setiap komputer memiliki sebuah kunci rahasia (code) yang dapat digunakan untuk membungkus (mengenkripsi) paket informasi sebelum dikirimkan ke komputer lain.

Pada sistem ini, Anda harus tahu komputer-komputer mana saja yang akan bertukar data satu sama lain. Selanjutnya, Anda harus menginstal kunci yang sama pada masing-masing komputer untuk membungkus dan membuka pesan yang diterima. Algoritma symmetric yang pertama dikembangkan di AS pada 1970-an adalah Data Encryption Standard (DES), yang menggunakan kunci 56-bit.

Kemampuan komputer yang berkembang semakin cepat sejak era 1970-an, membuat para ahli keamanan menganggap DES tak lagi aman, meski sebuah kunci 56-bit menyediakan lebih dari 70 biliun (70 juta miliar) kemungkinan kombinasi. Namun, serangan brute force menggunakan komputer terbaru mampu memecahkan data terenkripsi menggunakan DES dalam waktu yang relatif singkat.

Karena itu, DES digantikan dengan Advanced Encryption Standard (AES), yang menggunakan kunci 128, 192, atau 256-bit. Banyak orang percaya bahwa AES akan menjadi standar enkripsi untuk jangka waktu yang cukup panjang. Sebuah kunci 128-bit misalnya, dapat memiliki lebih dari 3 x 10 ^ 35 kemungkinan kunci kombinasi.

Public-Key

Salah satu kelemahan tipe enkripsi symmetric-key adalah adanya keharusan bagi dua penggunanya untuk bertukar kunci yang identik. Apabila kunci ini jatuh ke tangan orang ketiga, dia dapat ikut membuka data yang dienkripsi dengan kunci tersebut. Menjawab kelemahan ini, para ahli kriptografi merancang sebuah sistem enkripsi yang bersifat asimetris yang dikenal dengan istilah public-key.

Enkripsi jenis kedua ini menggunakan dua kunci yang berbeda pada saat yang bersamaan kombinasi dari private key dan public key. Private key hanya dikenali oleh komputer Anda, sementara public key diberikan oleh komputer Anda kepada komputer lain yang akan diajak bertukar informasi. Untuk membuka pesan yang terbungkus, sebuah komputer harus menggunakan public key, yang disediakan oleh komputer asal.

Meski sebuah pesan dikirimkan oleh sebuah komputer ke komputer lain tidak aman karena public key yang digunakan untuk mengenkripsi ikut dipublikasikan, orang yang mendapatkan pesan tersebut tidak dapat membacanya tanpa private key. Sepasang kunci ini berbasis bilangan prima (2, 3, 5, 7, 11, dan seterusnya) yang panjang. Pretty Good Privacy (PGP) adalah salah satu program enkripsi terkenal yang menggunakan sistem ini.

Informasi Lebih Lanjut
Sumber
Read more »
0 com

Electronic Ink

Kehadiran teknologi baru biasanya menggusur teknologi sebelumnya. Contohnya, kamera digital yang menjadikan kamera dengan film seluloid sebagai barang antik. Atau, SMS yang memberangus pager. Lantas, teknologi apakah yang akan dieliminasi oleh electronic ink?

Tanpa kita sadari, dunia tengah bergerak menuju satu arah: digitalisasi. Peran uang kertas mulai digantikan oleh kartu kredit dan debit, peran surat dan pos kini telah diambil alih oleh e-mail, surat-menyurat yang dahulu tercetak telah banyak di gantikan dengan dokumen elektronik, serta masih banyak lagi contoh yang lainnya. Salah satu penemuan penting di abad ini yang diprediksi akan merevolusi dunia percetakan dan penerbitan di masa depan adalah electronic ink (e-ink).

Sedikit menengok ke belakang. Pada 105 Masehi, telah terjadi penemuan penting di Cina yang akan mengubah dunia. Benda yang ditemukan tersebut adalah kertas. Tanpanya, sampai sekarang buku-buku mungkin masih dicetak di atas gulungan kain sutra.

Sekarang, perhatikan sekeliling Anda. Kertas ada di mana-mana, dalam berbagai bentuk dan fungsi. Berdasarkan data dari National Association of Paper Merchants di Inggris, tahun ini dunia diperkirakan akan melahap 280 juta ton kertas. Jumlah tersebut setara dengan 56 milyar lembar kertas berukuran kwarto tebal. Untuk memproduksi 1 ton kertas, dibutuhkan 24 pohon sebagai bahan baku. Jadi, tahun ini paling tidak 12 juta pohon akan ditebang untuk dijadikan kertas.

Hampir 2 milenium, tinta adalah satu-satunya benda yang digunakan untuk menampilkan tulisan dan gambar di atas kertas. Dari sudut portabilitas (kemudahan dibawa) dan harga, kertas masih unggul dibandingkan dengan monitor komputer. Selain itu, kertas juga tidak membutuhkan power supply.

Namun, di balik itu semua, kertas memiliki beberapa kelemahan: tulisan yang telah dicetak di atas kertas, tidak dapat dikoreksi atau paling tidak akan meninggalkan bekas/tanda, serta tidak mudah untuk membawa/memindahkan buku dalam jumlah yang besar. E ink yang kini masih dikembangkan adalah sebuah teknologi revolusioner yang akan menggantikan kertas dan tinta.

Kapsul Berpigmen

Saat ini, ada dua perusahaan yang secara berbarengan mengembangkan e-ink E Ink, Co. dan Xerox. Sepintas lalu, sebotol e-ink terlihat sama dengan tinta biasa. Namun bila diteliti lebih dekat, terlihat banyak perbedaan antara e-ink dan tinta biasa. Berikut tiga komponen utama yang digunakan dalam membuat e-ink:
  • Jutaan mikrokapsul atau lubangkecil.
  • Tinta atau zat berminyak yang mengisi mikrokapsul atau lubang.
  • Chip atau bola-bola berpigmen bermuatan negatif yang mengambang di dalam mikrokapsul.
Meski dapat digunakan untuk mencetak pada kertas biasa, e-ink di rancang untuk digital book, yang halaman-halamannya terbuat dari sejenis plastik yang sangat tipis. E ink akan menutupi seluruh bagian halaman, dipisahkan oleh sel-sel yang membentuk tulisan pada halaman. Bayangkan sel-sel tersebut sebagai pixel pada layar monitor Anda. Setiap sel terhubung dengan perangkat mikroelektronika yang dilekatkan pada sisi-sisi lembar plastik tersebut.

Perangkat mikroelektronika inilah yang digunakan untuk mengatur mikrokapsul agar bermuatan positif atau negatif, yang membentuk tulisan atau gambar tertentu. Untuk menjelaskan bagaimana e-ink bekerja, E Ink, Co. mengilustrasikan jutaan mikrokapsul sebagai sebuah bola pantai (bola besar yang ditiup) yang transparan. Setiap bola pantai ini diisi dengan ratusan bola pingpong yang kecil. Bola pantai ini tidak diisi udara, melainkan cairan berwarna biru.

Bila diperhatikan dari atas, Anda akan menyaksikan bola-bola pingpong mengambang menutupi permukaan bola pantai, yang menjadikannya terlihat berwarna putih. Namun bila diperhatikan dari bawah, warna birulah yang terlihat dari bola ini. Sekarang, jika bola-bola pantai ini disusun di sebuah lapangan, dan bola-bola ping-pong bergerak-gerak antara sisi atas dan bawah, Anda akan menyaksikan perubahan warna dari susunan bola-bola pantai tersebut. Begitulah kira-kira prinsip kerja e-ink dari E Ink, Co.

Dalam kenyataannya, mikrokapsul ini hanya berukuran 100 micron (1/10.000 cm), dan satu inci kertas berbahan plastik dapat dipenuhi oleh kurang lebih 100.000 mikrokapsul. Dalam setiap mikrokapsul tersebut, terdapat ratusan chip kecil yang berpigmen. Saat ini, E Ink, Co. telah membuat chip putih dengan tinta biru, dan kini mereka tengah mengembangkan warna lain tinta yang akan menampilkan lebih banyak warna dalam selembar kertas.

Ketika muatan listrik dihantarkan dalam mikrokapsul tersebut, chip-chip yang berada di dalamnya akan mengambang ke permukaan, atau tenggelam ke dasar mikrokapsul. Bila chip mengambang, kertas akan terlihat berwarna putih; bila chip tenggelam, Anda akan melihat warna gelap yang muncul. Pola dari warna putih dan gelap inilah yang membentuk tulisan dan gambar di permukaan kertas.

Informasi Lebih Lanjut
Sumber
Read more »
0 com

Dual Channel

RAM dan processor adalah dua komponen utama yang menjadi tumpuan kinerja komputer dalam urusan kecepatan. Namun sayang, ketidak mampuan RAM dalam mengirimkan data dengan cepat, membuat processor harus menunggu. Dual channel adalah teknik agar RAM mampu bekerja dua kali lebih cepat, agar processor tak lagi menunggu terlalu lama.

Sebelum membahas lebih jauh apa itu dual channel, ada baiknya Anda mengingat bagaimana RAM terhubung dengan sistem komputer selama ini. RAM dikontrol oleh sebuah sirkuit pada motherboard yang dikenal dengan nama memory controller. Secara fisik, sirkuit ini berada di dalam sebuah chipset north bridge (Intel) atau terintegrasi di dalam processor (AMD).

Memory Controller

RAM terhubung dengan memory controller melalui serangkaian kabel. Kabel-kabel ini dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni data, address, dan control. Kabel-kabel dari data bus membawa data yang akan dibaca (dikirimkan dari RAM ke memory controller, untuk disampaikan kepada processor) atau ditulis (dikirimkan dari processor ke memory controller, untuk disampaikan kepada RAM).

Kabel-kabel dari address bus memberitahu RAM di mana tepatnya (dengan kata lain, menunjukkan alamat) sebuah data diambil atau disimpan. Sedangkan kabel-kabel control mengirimkan perintah kepada RAM, memberitahukan mereka tentang operasi apa yang telah dilakukan apakah operasi menulis (menyimpan) atau membaca.

Kecepatan RAM (clock rate), kapasitas maksimum, dan jenis (DDR, DDR2, DDR3, dan lain-lain) yang dapat diterima oleh sebuah sistem, sepenuhnya didefinisikan oleh chipset (Intel) atau processor (AMD). Sebagai contoh, penerimaan memory DDR3 dalam sistem Intel bergantung pada chipset (dan motherboard yang menyediakan socket untuk jenis RAM tersebut), bukan pada processor-nya.

Berbicara mengenai kecepatan, jika memory controller hanya dapat meng-generate clock rate, katakanlah, 667 MHz (333 MHz x 2), dalam sistem ini memory DDR2-800 Anda hanya akan bekerja pada 667 MHz. Ini terjadi karena adanya pembatasan fisikal dari memory controller. Pembatasan ini bisa Anda temukan hanya pada sistem Intel. Sementara processor AMD dapat mengenali memory DDR2 sampai dengan 800 MHz (socket AM2) atau sampai dengan 1,066 MHz (socket AM2 + Phenom).

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kapasitas maksimum RAM yang dapat dikenali oleh sebuah sistem. Sebagian besar processor Intel memiliki memory address bus 32 atau 36-bit. Hal ini memungkinkan processor mengenali memory sampai dengan 4 GB (2^32) atau 64 GB (2^36). Namun, karena memory controller yang mengakses RAM (bukan processor secara langsung), sang perantara inilah yang membatasi kapasitas maksimum RAM yang dapat dikenali dalam sebuah sistem.

Sebagai contoh, chipset Intel P35 dan G33 hanya dapat mengakses RAM sampai dengan 8 GB (2 GB per socket memory). Selain itu, jumlah socket yang tersedia pada motherboard juga dapat menjadi pembatas fisikal dari kapasitas maksimum yang secara teori dapat dikenali dalam sebuah sistem. Sebagai contoh, jika produsen motherboard yang berbasis chipset Intel G33 hanya menyediakan dua socket memory, maka kapasitas RAM maksimumnya adalah 4 GB (2 GB per socket memory).

MTTR

Semua RAM yang tersedia di pasaran saat ini telah memiliki data bus 64-bit. Teknik dual channel memungkinkan beberapa memory controller untuk meningkatkan data bus mereka dari 64 menjadi 128-bit. Meski faktor lainnya tetap sama (clock rate sebagai contoh), dengan teknik ini Anda bisa menggandakan maximum theoretical transfer rate (MTTR) memory.

MTTR dihitung menggunakan rumus berikut: MTTR = clock rate x data transferred per cycle x bits transferred per cycle / 8 atau MTTR = DDR clock rate x bits transferred per cycle / 8.
RAM berbasis teknologi DDR (Double Data Rate), seperti DDRSDRAM, DDR2-SDRAM, dan DDR3-SDRAM mentransfer dua data per clock cycle, atau dua kali transfer rate yang dimiliki oleh SDRAM biasa yang bekerja dalam clock rate yang sama. Karena itulah, RAM berbasis DDR biasanya dila beli dengan dua kali clock rate mereka yang sesungguhnya. Se bagai contoh, RAM DDR2-800 sesungguhnya bekerja pada 400 MHz yang mentransfer dua data per clock cycle sehingga mereka dilabeli sebagai “800 MHz”.

Selanjutnya, RAM DDR2-800 yang memiliki data bus 64-bit memiliki MTTR sebesar 6.400 MB/s (800 MHz x 64 / 8). Inilah mengapa RAM yang menggunakan chip memory DDR2-800 juga disebut PC2-6400, angka yang merujuk pada MTTR dalam satuan MB/s.

Bila kita menggunakan teknik dual channel pada RAM DDR2-800, maka MTTR subsistem memory akan meningkat, melonjak dari 6.400 MB/s menjadi 12.800 MB/s (800 MHz x 128 / 8). Dalam kondisi ini, jumlah data yang ditransfer per clock cycle meningkat dua kali lipat (semula 64-bit, sekarang menjadi 128-bit).

Informasi Lebih Lanjut
Sumber
Read more »
0 com

Sensor Internet

Mana yang lebih rawan, membiarkan anak seorang diri menonton televisi, atau berselancar di Internet? Jawabannya tentu melepaskan anak menonton televisi sendiri. Seandainya tidak ada sensor dari lembaga yang berwenang, siapa yang bisa menjamin anak-anak tidak menonton tayangan yang berisi adegan kekerasan dan seksual?

Tapi tidak dengan Internet. Walaupun dikenal sebagai media yang memiliki konten paling lengkap di dunia, Anda masih bisa tidur nyenyak melepaskan anak-anak berselancar di dunia ini tanpa rasa was was. Pasalnya, penyensoran di Internet dapat dilakukan oleh siapa pun, mulai dari negara, ISP, administrator jaringan, hingga pengguna rumahan.

Alasan di balik ide penyensoran di dunia maya ini sangat beragam, mulai dari upaya melindungi anak-anak dari konten yang tidak pantas, hingga mengamankan ideologi negara. Apapun alasannya, hasil penyensoran ini selalu sama, yakni memblokir akses terhadap website-website yang tidak disukai.
Sensor Internet tidak hanya alat yang digunakan orang tua maupun pemerintah. Banyak software komersial untuk melakukan penyensoran yang beredar di pasaran. Sebagian besar orang menyebutnya dengan nama web filter, namun orang-orang yang menentang aktivitas pembatasan akses informasi ini menyebutnya sebagai censorware.

Sensor di Rumah

Sebagian besar web filter menggunakan dua modus untuk memblokir website, yakni menggunakan daftar hitam atau blacklist alamat-alamat web site, dan menggunakan kata kunci atau keyword. Seiring dengan pertumbuhan website yang memajang barang haram, serta banyaknya domain name baru yang digunakan untuk satu web site, membuat isi black list terus berkembang.

Sama dengan database antivirus, setiap hari selalu ada update untuk database blacklist. Setiap kali web browser berusaha membuka website yang terdaftar dalam blacklist, web filter akan membatalkannya. Sedangkan pada modus keyword, software akan membaca URL yang diketikkan pada address bar web browser. Jika mengandung kata-kata haram, maka web filter akan membatalkan akses.

Modus blokir menggunakan keyword memang tidak membutuhkan update database terus-menerus seperti halnya pada modus blacklist, namun kekeliruan pun lebih sering terjadi pada modus keyword. Misalnya, web filter akan membatalkan akses ketika Anda akan membuka www.essex.ac.uk, karena pada URL Universitas Essex Inggris tersebut terselip kata sex.

Pilihan lain bagi para orang tua untuk memagari anak-anaknya dari website buruk adalah menginstal firewall, baik berupa software maupun hardware. Firewall membutuhkan lebih banyak peran administrator jaringan daripada menggunakan software web filter.

Sensor di Perusahaan

Pernahkah Anda mendapatkan pesan peringatan, saat hendak mengakses sebuah website atau men-download file yang dianggap terlalu besar, pada jam-jam tertentu di kantor? Jika ya, berarti kantor Anda menerapkan sensor terhadap akses Internet.

Sebagian perusahaan menggunakan software web filter seperti halnya aktivitas sensor pada PC di rumah, namun tidak sedikit yang mengandalkan firewall untuk keperluan tersebut. Firewall memberikan keleluasaan bagi administrator jaringan untuk memblokir website tertentu, atau bahkan semuanya!

Biasanya, saat karyawan hendak mengakses sebuah website yang dilarang, web browser akan menampilkan pesan bahwa administrator mengidentifikasi website tersebut tidak diizinkan untuk diakses. Pesan tersebut juga pada umumnya menyertakan opsi untuk memberitahu administrator, jika karyawan tersebut merasa bahwa website tersebut layak untuk diakses.

Sensor oleh Negara

Bagaimana dengan sensor yang dilakukan negara? Negara menggunakan tool yang bernama undang-undang untuk melakukan sensor, memilah informasi apa yang boleh dan tidak boleh diakses oleh warganya. Dengan undang-undang ini, pemerintah memerintahkan kepada perusahaan-perusahaan yang menyediakan akses Internet untuk memasang firewall di server-server mereka.

Di AS yang terkenal liberal sekalipun, sensor terhadap akses dan konten yang ada di Internet tetap berlaku. Di sekolah-sekolah dan perpustakaan umum, Anda tentu tidak diizinkan mengakses website yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan. Sementara untuk konten, pemerintah AS dikenal paling kejam terhadap website yang menyajikan konten berupa gambar dan video seksual yang dilakukan oleh atau terhadap anak-anak.

Di Cina misalnya, terkenal dengan Great Firewall of China, yang “melindungi” warganya dari konten-konten yang bertentangan dengan etika dan kepentingan politik negeri Tirai Bambu tersebut. Lain halnya dengan Korea Utara, yang sama sekali tidak mengizinkan Internet, dan telepon selular masuk ke wilayahnya.

Bagaimana dengan Indonesia? Sampai artikel ini ditulis, Indonesia adalah negara dengan akses Internet terbebas di dunia. Pemerintah tidak melakukan intervensi apapun dalam hal akses dan konten. Di sini, sensor hanya berlaku pada level administrator jaringan. Jadi, bisa tidaknya sebuah website diakses, sepenuhnya berada di tangan administrator jaringan.

Informasi Lebih LanjutSumber
Read more »